JVPass - Technology and Trending Blog

Menurut Sebuah Survey: Masyarakat Indonesia Lebih Loyal Pada E-commerce Lokal

Hasil survei digital ‘Laporan Khusus Jakpat e-Commerce Semester 1 2021’ menemukan bahwa konsumen Indonesia lebih loyal terhadap e-commerce lokal atau karya anak bangsa.

Survei ini diambil berdasarkan parameter Net Promoter Score (NPS), salah satu tolok ukur utama bisnis e-commerce dalam metrik loyalitas pelanggan yang memprediksi kemungkinan pelanggan akan membeli kembali dari penjual atau merekomendasikan langsung ke teman.

Mengutip siaran pers yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (6/9/2021), dalam survei Jakpat yang melibatkan 1.054 responden di 25 provinsi, posisi Tokopedia berada di urutan teratas, disusul Shopee, Bukalapak, Lazada, dan JD.ID. .

Selama semester I tahun 2021, angka NPS Tokopedia sebesar 49 persen dari 567 responden. Hal ini menggambarkan bahwa sekitar 49 persen pengguna e-commerce anak bangsa memberikan rekomendasi kepada konsumen lainnya.

Posisi kedua adalah Shopee dengan NPS 42 persen, Bukalapak 32 persen, Lazada 32 persen, dan JD.ID dengan jumlah NPS yang sama sebesar 32 persen.

Menariknya, sekitar 9 persen dari 837 responden Shopee tidak merekomendasikan menggunakan platform e-commerce ini. Dengan parameter yang sama, terdapat 5 persen responden yang tidak merekomendasikan Tokopedia.

Ada tiga kategori respon dalam NPS, yaitu promotor yang memberikan rekomendasi kepada konsumen lain. Kemudian pasif yang tidak berperilaku dan pencela adalah tipe responden yang tidak memberikan rekomendasi.

Survei Jakpat juga menyebutkan bahwa dari 567 responden, 91 persen menyatakan puas dan sangat puas saat bertransaksi di Tokopedia. Tingkat kepuasan pelanggan Tokopedia berada pada level 4,41 dari skala 1-5.

Sebagai perbandingan, dari 837 responden, tingkat kepuasan Shopee berada pada level 4,38 dari skala 1-5. Sementara Bukalapak yang baru saja berhasil IPO memiliki tingkat kepuasan 4,2 dari 204 responden.

Di tengah pandemi yang membatasi interaksi tersebut, sejumlah perusahaan e-commerce memiliki karakteristik produk terlaris yang tidak jauh berbeda.

Di Tokopedia, Bukalapak dan JD.ID, produk yang paling laris adalah aksesoris handphone, peralatan rumah tangga, pakaian, hobi dan koleksi serta perawatan tubuh.

Berdasarkan data dari Similiarweb periode Januari-Juni 2021, Tokopedia menjadi platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia.

Per bulan, Tokopedia dikunjungi 132,8 juta kali. Berikut di bawah ini berturut-turut adalah Shopee (116 juta kali) dan Bukalapak (28,9 juta).

Peneliti Pusat Inovasi dan Ekonomi Digital Indef, Nailul Huda, menilai loyalitas pengguna Tokopedia lebih tinggi dari kompetitornya, menandakan bahwa platform tersebut memiliki nilai lebih dari yang lain.

Beberapa faktor tersebut antara lain kelengkapan produk, harga, sistem pembayaran, hingga pelayanan pengiriman barang kepada konsumen.

“Tahun lalu Shopee menjadi nomor satu, dan kini Tokopedia mampu bersaing. Pergeseran konsumen ini tak lepas dari program intensif Tokopedia untuk menarik konsumen, salah satunya adalah gratis ongkos kirim yang bekerja sama dengan Gojek,” ujarnya.

Dengan melimpahnya e-commerce di tanah air, menurut Nailul, persaingan e-commerce dalam merebut hati konsumen menjadi sangat ketat.

Namun dari sisi konsumen, hal ini sangat baik karena mereka dapat memiliki keleluasaan dalam memilih tempat berbelanja, serta sebagai alat pembayaran berbagai kebutuhan seperti tagihan listrik, internet, kartu kredit, dan lain-lain.

“Oleh karena itu, menjaga loyalitas sangat penting dan menantang. Karena meski konsumen puas berbelanja di satu e-commerce tertentu, mereka tetap berbelanja di e-commerce lain untuk kebutuhan lain,” pungkasnya.

 

artikel referensi:

– https://www.liputan6.com/tekno/read/4650639/survei-orang-indonesia-lebih-loyal-terhadap-ecommerce-lokal

 

Share Me On
Get Code

Leave a Comment